Thursday, July 28, 2022

Jadi Lebih Nyaman dan Percaya Diri bersama Felancy

Halo halo! Lama banget ya aku nggak cerita-cerita di sini, hihi. Apa kabar, Mommies dan semua yang lagi baca blog ini? Semoga sehat-sehat dan happy selalu, ya.


Aku mau ceritaaaa...

Jadi, minggu lalu aku baru beli sport bra baruuuuu.. Uhuuyyy..


Yes, segitu happynya karena menurutku pakaian dalam yang cantik dan bagus itu sangat berpengaruh buat kenyamanan dan kepercayaan diriku. Walaupun yang ngelihat cuma diri sendiri, tapi beda deh rasanya waktu pakai pakaian dalam biasa dengan pakaian dalam yang cantik.


Kalau urusan pakaian dalam, aku selalu pakai merk Felancy buat semua koleksi pakaian dalamku.


Pasti udah pada kenal dong ya dengan merk Felancy?

Felancy merupakan brand lingerie yang hadir untuk memenuhi kebutuhan wanita akan lingerie dengan “value plus” yang terjangkau serta varian model yang menarik dan nyaman untuk dipakai sehari-hari, dimulai dari kategori bra dan panty, kini mulai merambah hingga Sleepwear, Body Shape, Casual Wear dan Felancy Sport.


Yap, selengkap itu koleksinya, Moms. Dari 1 brand aja sudah bisa memenuhi kebutuhan pakaian dalam harian kita. Apalagi sekarang belanjanya gampang banget nih, bisa via website aja di https://www.felancy.co.id/. Websitenya user friendly banget, semua keterangan tampil dengan jelas dan pilihan metode pembayaran juga banyak. Pengirimannya juga termasuk cepat dan laporan pembelian pun selalu dikirimkan via email. Sssst, sering banyak promo loh *penting banget* :D

Tampilan web Felancy


Felancy Bra Sport Basic Vest 070-40008

Ini dia sport bra yang baru aku beli kemarin, Active Wear yang tipenya Felancy Bra Sport Basic Vest 070-40008 ukuran Extra Large (untuk LD 97-102cm). Cuan banget ya, dari Rp 130.000 diskon jadi cuma Rp 78.000.


Cara Perawatan:

  •  Jangan dicuci dengan air panas
  • Cuci dengan tangan
  • Cuci sebelum dipakai
  • Cuci dengan warna yang sama
  • Jangan diberikan pemutih
  • Jangan disetrika

(gampang ya.. mamak-mamak mah udah jago nih aturan pencucian gini)



Suka deh aku sama tipe-tipe sport bra yang simpel gini. Kenyamanan Felancy sendiri juga nomor 1 yah, paling enak dibanding beberapa merk yang pernah aku coba. Bahannya 90% Nylon, 10% Spandex, awet juga gak gampang kendur, nempelnya nyaman banget di badan, apalagi dibawa jogging atau zumbaan. Jujur deh, di bodyku yang gemoy ini (nggak mau bilang gendut wakakakak), sport bra Felancy ini bener-bener 'plek' dan payudara juga terlindungi dengan baik. Serasa dipeluk erat dan makin percaya diri, bener-bener sesuai taglinenya #FeelsComfyLooksConfident wkwkwkwk.

Bahannya tercantum di sini

Bagian punggung, enak deh tertutup rapat

Nyaman banget, ga bikin gatal walau keringatan

Cupnya nyaman dan pas banget di payudara

Eh BTW aku mau bagiin kode promo khusus ni buat belanja di webnya Felancy! Ada yang mau kembaran sport bra sama aku? :)))


Code: COMFYWITHFELANCY 

(KAPITAL SEMUA)


  •  Potongan 25rb min belanja 100rb
  • Tidak free ongkir
  • Quota tidak dibatasi
  • Periode: 18 Juli - 31 Agustus 2022

Selain itu, kalau kamu juga join ke MESA CLUB, banyak banget keuntungan yang bisa kamu dapetin, Moms!

  • Registrasi awal akan dapat 10.000 point.
  • Pembelanjaan Rp 10.000 mendapat 100 point (berlaku kelipatan).
  • Setelah berbelanja Rp 100.000, bisa dapat Birthday Gift sebesar 100.000 point.
  • Point terkumpul bisa digunakan sebagai potongan belanja di toko Minoshe, The Brahouse, Women's Co, Intimo dan semua online store MESA Group seperti Sorella, Pierre Cardin, Younghearts, Felancy dan The Brahouse.

Daftarnya gampang banget, bisa scan qrcode di atas atau klik di sini ya.



Belanja yuuuuukkkkkk?

Upgrade pakaian dalam di lemari kita biar makin #FeelsComfyLooksConfident!



Friday, July 22, 2022

Alhamdulillah, ya Allah.

After all that I went through yesterday, I believe that God's decision is the best decision.


Bismillahirrohmaanirrohim...

Thursday, April 22, 2021

[Health Talk] Jangan Sampai Kekurangan Vitamin D, Moms!

Seberapa sadar kamu terhadap keberadaan vitamin D dan risiko di balik kekurangannya, Moms?

Hmm, dibanding vitamin lain seperti vitamin A, C dan E, vitamin D masih agak jarang ditemukan ya. Padahal, risiko kekurangan vitamin D itu nggak main-main lho, Moms. Mungkin kita tahunya vitamin D hanya berpengaruh untuk kekuatan tulang dan gigi, padahal vitamin D juga bermanfaat untuk:

  • Menjaga kesehatan ibu dan janin di masa kehamilan
  • Memengaruhi proses pertumbuhan sel
  • Menjaga kesehatan jantung
  • Memperbaiki mood dan kualitas tidur
  • Menjaga berat badan ideal
  • Dan terutama meningkatkan imunitas tubuh.

Wow banget, kaaaan? Ternyata sebanyak itu manfaat dari vitamin D!

Friday, March 26, 2021

[Health Talk] Menjadi Ibu Strong bersama Fufang Ejiao Jiang

 “Yang namanya seorang Ibu tuh nggak boleh sakit!”

Duluuu banget, jaman masih gadis, ketika dengar kalimat seperti di atas saya langsung mengerenyitkan kening dan berpikir. Apa iya, seorang ibu itu nggak boleh sakit sehari pun? Istirahat seharian, makan tidur makan tidur aja?

Sekarang, saya baru paham, kalau seorang ibu sampai sakit, sehariii aja, bisa ambyaaarrrr urusan rumah :D

Wednesday, March 24, 2021

Setelah Setahun

 Astaga,

Ternyata terakhir saya ngeblog sudah setahun lebih lalu :)))


Halo, apa kabar semua?

Sudah setahun berlalu tapi pandemi belum berakhir. Saya masih WFH sampai waktu yang belum ditentukan (maybe setelah vaksinasi, tapi tergantung kondisi juga). Masih suka ngeri pergi ke keramaian, tapi mulai penat di rumah jadi sesekali pergi ke luar dengan banyak TnC serta ritual bersih-bersih, hihi. Jujur mulai kangen WFO and all things back, tapi semacam "belum rela" ninggalin anak ngantor...

Rey seminggu lagi insya Allah memasuki usia 2 tahun. Semakin cerdas, semakin banyak aksinya, semakin bikin Ayah Ibunya panjang sabar :D

Kinda miss ngemall sepulang kerja, atau ajak Rey main ke playground/trial sekolah, atau sekadar main ke rumah teman sambil ngemil bareng...


Kalian, gimana updatenya?

Thursday, March 12, 2020

Menikmati Sensasi Mandi Parfum Bersama Vitalis Body Wash

Pernah nggak kamu ada di situasi seperti ini: lelah sepulang kerja seharian, desak-desakan di dalam kendaraan, kereta atau bus kota yang datang terlambat dan sampai rumah rasanya badmood dan sedih sendiri?

Belakangan ini, saya sering merasakan hal itu. Lokasi kerja yang baru berpindah membuat saya harus menyesuaikan diri lagi dengan moda transportasi umum di Jakarta yang, ah, tahu sendiri bagaimana penuhnya terutama di jam berangkat dan pulang kerja. Pulang kerja rasanya energi terkuras habis dan malas ngapa-ngapain, padahal masih ada tanggung jawab menunggu di rumah.

Tapi saya sudah menemukan 'obat mujarabnya': mandi! Pakai sabun yang super wangi bagai parfum!

Monday, June 24, 2019

MengASIhi bersama Medela Harmony Breastpump dan Purelan 100

Salah satu hal yang nampaknya cukup mudah tapi kenyataannya cukup sulit adalah.. menyusui. Yup, di bayangan saya menyusui itu gampang banget, tinggal angkat bayi, tempelin mulutnya ke payudara saya, bayi menyusu lahap, saya menatap bayi sambil tersenyum bagaikan di iklan-iklan wkwkwk.

Ternyata.. sulit. Sakit, terutama di awal-awal pas masih belajar pelekatan.
Apalagi pas produksi ASI lagi banyak tapi bayi masih belum pintar menyusu, subhanallah rasanya payudara bengkak, badan menggigil, tidur miring nyeri :(

Tapi tentunya saya ngga mau nyerah gitu aja dong! Walau Ry sempat konsumsi sufor di awal kelahirannya, saya terus belajar banyak mengenai seluk beluk ASI dan tips-tipsnya. Alhamdulillah perlahan-lahan kami bisa menyesuaikan diri, mulai melekat dengan baik dan direct breastfeeding (DBF) pun lancar jaya.

Selain banyak belajar soal direct breastfeeding, saya juga banyak belajar soal pumping dan stok ASIP. Walau saya diberi kesempatan menjadi working at home mother dan bisa selalu ada bersama Ry untuk DBF, tapi ada momen-momen di mana saya perlu pergi tanpa Ry untuk meeting atau urusan lain. Untuk urusan pumping dan nabung ASIP, saya selalu pakai Medela Harmony Breastpump. Sejak hamil, Medela ini jadi top of mind saya soal pompa ASI. Walau sekarang banyak banget merk pompa ASI, tapi tetep aja saya selalu kepikiran merk Medela, hehe.

Tuesday, April 23, 2019

Cerita Kelahiran Ryzendria

Hola!

Setelah sekian lama hiatus dari blog, akhirnya saya kembali lagi dengan status ibu 1 anak, wkwkwk.. Alhamdulillahirabbilalamin, Maret 2019 lalu saya sudah melahirkan putra pertama saya dengan selamat, sehat dan bahagia di usia kehamilan 38 minggu 1 hari - dengan sedikit kehebohan yang menyertai. Gimana ceritanya? Jadinya normal apa SC sih? (Ini pertanyaan sejuta umat ya kayaknya tiap habis ada yang lahiran, hihi)

Monday, December 3, 2018

[Food Talk] Nyicipin Pedasnya So Good Spicy Chicken Strip!

Sejak jaman dahulu kala, salah satu merk frozen food yang paling sering saya dan keluarga beli adalah merk So Good, karena selain rasanya enak, variannya juga banyak. Biasanya varian yang paling banyak kami beli adalah chicken nugget, chicken wings dan shumai furai. Tapi sekarang kami punya favorit baru, yaitu So Good Spicy Chicken Strip!

Thursday, November 15, 2018

Trimester 1 Kehamilan yang Huwow!

Hulaaaa..
Kembali lagi posting di blog yang sudah debuan ini! :D

Alhamdulillah saat ini saya lagi hamil masuk trimester 2, jadi memang lama banget ga ngepost karena mabok + banyak kerjaan kantor + males aja buka laptop dan ngetik hehe. Kali ini saya mau cerita pengalaman hamil trimester 1 kemarin yaa..
Buat yang belum tahu, kehamilan biasanya dibagi jadi 3 trimester yaitu trimester 1 (0-3 bulan), trimester 2 (4-6 bulan) dan trimester 3 (7-9 bulan).

Inget banget waktu itu HPHT saya 1 Juni 2018, dan H-2 sebelum trip ke Belitung di pertengahan Juli 2018 lalu saya sempet testpack dan hasilnya negatif, jadi pas di Belitung cuek banget lari-larian, kecapekan, makan telur setengah mateng, snorkelling dll. Selama di sana pun saya juga cenderung baik-baik aja, gak lemes, ngantukan or mual muntah (eh sempet muntah sekali pas turun dari kapal mau jelajah pulau sih, kayaknya gara-gara masuk angin). Nah, pulang dari Belitung sampe awal Agustus kok masih belum haid juga, padahal menurut aplikasi My Calendar udah telat hampir 50 sekian hari. Saat itu belum ngerasain perubahan apa-apa di badan, cuma kadang suka mendadak keleyengan lalu habis itu biasa lagi, tapi badan baik-baik aja nggak demam atau lemes. Cerita sama Mas J, akhirnya beliau nyaranin saya testpack lagi buat memastikan.

2 Agustus 2018
Iseng testpack siang-siang, mulai muncul garis kedua yang samar. Mulai deg-degan, excited tapi belum yakin banget karena masih samar. Akhirnya fotoin hasilnya ke Mas J, dia nanya sama temennya dia yang udah bapak-bapak dan diyakinin walau masih samar tapi itu udah positif hamil.

3-4 Agustus 2018
Masih nyiapin event kantor, tapi mulai jaga-jaga biar ga terlalu kecapean atau angkat barang yang terlalu berat. Tapi masih belum cerita sama temen kantor.

5 Agustus 2018
Pas libur dan ada Mas J di rumah, pagi-pagi testpack lagi dan hasilnya alhamdulillah 2 garis merah dan tebal :D

6 Agustus 2018
Izin pulang kantor lebih cepat, ngejar ke Klinik Bidan Desi (Perwira Medical Service) buat USG memastikan kehamilan. Waktu itu ketemu sama dr Iskandar (ternyata beliau juga praktik di RS Ananda Bekasi), dan pas USG udah keliatan titik kecil kecintaan yang waktu itu berusia 4 minggu :')

Langsung jatuh cinta sama si titik kecil :')

Di usia kehamilan 4-7 minggu, ga banyak perubahan di badan yang saya rasakan. Masih seger, masih kuat jalan kaki agak jauh dan naik KRL pindah-pindah jalur, mual masih level rendah, muntah jarang banget, pusing udah lumayan berasa, tapi udah masuk fase eneg sama kulkas dan bau masakan (sampe libur masak dulu dan memilih GoFood atau beli makan di resto atau numpang makan di rumah nyokap haha) serta pilih-pilih makanan (waktu itu beberapa hari cuma mau makan bubur Ta Wan/Imperial dan minum es teh manis, plus permen Yupi atau Vitacimin wkwkwk), tapi habis itu masih bisa makan beragam makanan. Sampe tante saya bilang "kamu hamilnya enak banget bisa makan apapun, gak lemes". Di situ saya senang karena alhamdulillah ga menyusahkan orang lain, tapi agak khawatir juga karena katanya kalo ga mual muntah dikhawatirkan tumbuh kembang janinnya agak tersendat. Eh, tapi ternyataaa..

USG waktu 10 minggu. Sampe sekarang belum pernah ngeprint hasil USG, foto pake HP aja
Masuk usia kehamilan 8-12 minggu, di kala bumil lain maboknya udah mulai berkurang, eh saya malah makin berasa! Makin gampang mual, sedikit-sedikit muntah (walau kadang yang keluar angin atau asam lambung saja karena asupan makanan sedikit sekali), gampang pusing dan lemes sampe beberapa kali izin ga masuk kerja karena sakit. Dan yang terparah waktu itu muntahnya sampai ada (maaf) bercak darah karena iritasi lambung dan kecapekan.

Lalu puncaknya sampe di usia 13-14 minggu, kondisi saya makin drop, makanan minuman bahkan air putih sangat susah masuknya, sampai mesti 2x mampir ke UGD. Yang pertama masih bisa dikasih injeksi obat anti mual dan obat lambung aja, lalu masih boleh pulang (kami yang minta pulang sih, masih shock denger kata dirawat) walau dokter UGD udah wanti-wanti: kalau gini lagi, wajib balik dan dirawat ya! Pulang dari UGD itu masih bisa makan ramen gak pedas dan minum es teh manis (karena kalau air putih malah aneh dan mual), besoknya pun masih bisa masuk kerja. Olala, minggu depannya kumat lagi! Malah makin parah karena nyaris dehidrasi (dari malam sampai siang hari cuma pipis 2x, sedikit banget dan kulit kering parah+bibir pecah-pecah), makan menu polosan nasi anget sama tahu goreng biasa pun gak lama muntah, minum air putih dan susu pun juga keluar lagi. Akhirnya saking udah lemes dan sakit kepala, nelpon Mas J biar buru-buru pulang dan anterin ke UGD, dan akhirnya sampai sana langsung "diborgol" sama infusan, wajib dirawat :/

Perih-perih gimanaa gitu..

Pengalaman pertama dalam hidup, dirawat inap di RS dan diinfus gitu karena hiperemesis gravidarum. Ternyata sakit ya pas dipasang infusan, kayaknya mendingan waktu donor darah (mungkin karena faktor psikologis juga ya hehe). Akhirnya dirawat inap 3 hari di RS Ananda Bekasi (btw makanannya enak lho ternyata, saya pikir makanan RS anyep-anyep gitu. Atau karena saya pasien kebidanan jadi menunya lebih tasty?), dan setelah menghabiskan berkantong-kantong infus RL dan berampul-ampul Ondansetron+Ranitidine, kondisi saya udah sangat membaik dan boleh pulang untuk bedrest di rumah. Alhamdulillah waktu cek saat rawat inap dan kontrol seminggu setelah rawat inap sama SpOG saya (saya sama dr Widiyati Nurhazanah), kondisi janin dan ketuban bagus, tumbuh kembang sesuai standar malah BB janin agak berlebih walau berat badan saya turun sekitar 4 kilogram. Alhamdulillah..

So that's it, cerita trimester 1 saya, yang mual muntahnya "terlambat datang" huahahaha. Alhamdulillah sekarang udah masuk 19 minggu, mual muntah udah hilang (tapi kadang masih mual muntah kalau kecapean dan terlambat makan), pusing mulai berkurang dan mulai berasa tendangan halus dari dedek kesayangan dalam perut, walau terkadang mulai sakit pinggang dan mulai berasa laperan terus :D

1 hal yang saya pelajari banget dari trimester 1 saya ini, ternyata kondisi kehamilan setiap orang sangat berbeda-beda. Beberapa taun lalu saya sempat jadi mimin brand susu hamil, dan tiap hari kerjanya jawabin pertanyaan dari bumil (saya jawab berdasar FAQ yang sudah ada atau googling dari sumber terpercaya), karena rata-rata jawabannya sama ya saya pikir kehamilan itu sama aja pada setiap orang. Ternyata saya salah banget! Di kantor saya, ada beberapa orang yang hamil barengan cuma beda beberapa minggu aja. Serta dari sharing sama temen-temen lain di Instagram, kondisi kami super berbeda. Ada yang selama trimester 1 udah bolak balik rawat inap, ada yang ngeludah terus (hipersalivasi), ada yang ngeflek beberapa kali, bahkan ada yang masih kuat motoran jarak jauh dan ga mual muntah sama sekali.

Apapun kondisinya, semua bumil itu hebat, dia yang paling mengerti kondisi tubuhnya dan tentunya akan mengusahakan yang terbaik untuk dia dan anak yang dikandungnya :)

Jadi jangan ada yang bilang "ah manja lo hamilnya..", "temen gue aja hamil masih bisa blablabla.." dll yak, wajib saling dukung!

Insya Allah akhir November ini kontrol bulanan lagi, doain yaa temen-temen yang baca blog ini, mudah-mudahan Ayah Ibun Dedek selalu sehat, dedek juga tumbuh kembangnya sempurna sesuai standar. Aamiin...

Sunday, July 1, 2018

After 6 Months...

...Tulisan pertama sejak tepat 6 bulan lalu, hahaha!

Biasa lah, alasan basi, so much to do, so little time.
Jadi, apa kabar semua? Kangen juga lama gak nulis di sini!

Kabar saya alhamdulillah baik. Masih proses adaptasi berumah tangga (tadinya mau nulis review vendor di blog ini, insya Allah ASAP ya sesempatnya saya, biar bermanfaat buat orang banyak juga). Kerjaan makin banyak, event kantor makin banyak. Jadi mau ngeblog juga malas-malasan, waktu luang mending buat bobok atau skrol Instagram :D

Instagram juga skrol doang sih, updatenya jarang. Ya sesekali di IG Story lah.. dan belakangan ini lebih sering ngetwit. Jangan lupa follow @nicahtwit ya!

Catch u later!

Monday, January 1, 2018

#HappyNisaNigzDay - Mengurus Surat Nikah Sendiri: SUKSES!

Biasanya part ini adalah part yang banyak diserahkan calon pengantin ke orang tuanya, lalu orang tuanya menyerahkan ke orang lain yang bisa membantu mengerjakan part ini alias calo, wkwk. Soalnya kalo dirunut, memang agak rumit dan banyak sih alurnya, dan rata-rata harus dikerjakan di hari kerja. Tapi ternyata ngurusin sendiri gak terlalu ribet kok!

Sunday, November 19, 2017

Honestbee, Aplikasi yang Mempermudah Hidupku

Bombastis amat sis judulnya?!

Hey, ini beneran lho. Sebagai mbak-mbak kantoran yang tiap hari menempuh Bekasi-Pondok Indah PP (plus dinas ke daerah lain kalo lagi ada event), saya jarang banget mampir ke supermarket buat belanja bulanan. Emang sih, tempat kerja saya ada di mall, tapi kebetulan di mall itu supermarketnya hiclass euy, mahal.. Bisa beda 5-20 ribu rupiah per produknya wkwk. Biasanya sih sebulan sekali saya pasti ngebela-belain mampir ke supermarket lain yang harganya murah untuk belanja bulanan, tapi habis itu pasti saya capek banget karena pulang lebih malem, dan mesti bawa barang banyak. Di hari Minggu pas libur pun saya lebih memilih istirahat di rumah, atau kondangan, dan malas ke mall lagi. Jadi kadang di tengah atau akhir bulan suka mampir ke minimarket dekat rumah, tapi kan gak lengkap ya stoknya.

Tapi semua berubah sejak ada Honestbee.

Monday, August 28, 2017

#HappyNisaNigzDay - Survei Gedung Pernikahan!


...I can't believe finally I write about wedding things in this blog. Alhamdulillah :')

Jadi, setelah prosesi lamaran beberapa bulan lalu, kini masuklah ke tahap selanjutnya yaituuuuu persiapan pernikahan. Ternyata banyak juga ya printilannya hahaha. Alhamdulillah saya dibantu teman saya yang juga bekerja sebagai Wedding Organizer jadi ga bingung ngurusin sendiri.

Selain itu, hal yang terpenting adalah lokasi pernikahan. Ibuk memang gak mau acara diadakan di rumah, jadilah kami berpetualang cari gedung pernikahan yang affordable (ga paham sekarang gedung nikahan mahal bener ampe belasan-puluhan juta buat beberapa jam aja hiks) dan dekat rumah (sekitar Bekasi-Jakarta Timur). Kami gak survei ke banyak gedung, karena sudah survei dari blog-blog sebelumnya jadi sudah ada shortlist. Check this out!

Masjid Nurani, Kranji, Bekasi

Alamat: Jl. I Gusti Ngurah Rai, Kranji, Bekasi Barat.
Rate: Rp. 5.000.000,- (harga 2017, gedung saja, belum termasuk charge)
Kontak: Bapak Yudi 085711916212

Plus Point:
+Deket banget dari rumah saya dan Mas J
+Tampak luarnya cantiiiik sekali
+Lokasi pas di pinggir jalan raya, antara Stasiun Cakung dan Stasiun Kranji serta ada angkutan umum melintas, jadi insya Allah gak susah nyarinya
+Gedung baru, jadi masih mulus, kokoh, terawat dan keceeeeee
+Ada 2 buah ruang rias yang cukup nyaman

Minus Point:
-Aulanya tidak terlalu besar, sehingga kalau berniat mengundang banyak sekali tamu akan terasa sesak, serta jarak kirabnya pun pendek. Tapi di bagian belakang ada sedikit lahan terbuka (bisa dipasang tenda untuk penempatan buffet+gubukan catering+ bangku).
-Agak gerah, karena cuma ada kipas di langit-langit aja. better sewa standing AC beberapa sih karena tahu sendiri ya Bekasi kalo siang panasnya kayak gimana :))
-Belum terlalu banyak katering yang rekanan dengan Masjid Nurani ini

Bagian dalam aula
Bagian depan, bisa diextend tenda buat penerima tamu
Ruang rias. Lega yaa..
Halaman belakang, biasa buat meja buffet dan bangku dan gubukan
Lapangan belakang versi kosong

Aula Kementerian Agama Jakarta Timur

 
Alamat: Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.
(yesss, sederetan sama Masjid Nurani, jaraknya sekitar 1-2 km aja tapi udah beda kota dan propinsi HAHAHA)
Rate: Rp. 5.000.000,- (harga 2017, gedung saja, charge akan diurus pihak gedung dan WO)
Akad di masjid ada infaq Rp. 800.000, akad di gedung free.
Kontak: Bapak Yose 08128955522

Plus Point:
+Deket dari rumah saya dan Mas J
+Lapangan parkirnya sangat luas
+Lokasi pas di pinggir jalan raya, antara Stasiun Cakung dan Stasiun Klender Baru serta ada angkutan umum melintas, jadi insya Allah gak susah nyarinya. Plus dekat dengan exit toll Bintara.
+Tidak/belum ada sistem rekanan jadi katering apapun bisa masuk, nanti biaya chargenya akan jadi pembahasan WO/katering dan gedung lebih lanjut

Minus Point:
-Aulanya tidak terlalu besar, sehingga kalau berniat mengundang banyak sekali tamu akan terasa sesak.
-Menurut saya penampilannya kayak agak kurang dirawat aja. Dekor acaranya mesti mumpuni biar menutupi kekurangannya.

Hampura, fotonya berantakan. Lagi baru bubaran acara euy
Masjid buat akad nikah
Hampura, fotonya berantakan. Lagi baru bubaran acara euy (2)

Graha Wira Bhakti - Universitas Darma Persada, Jakarta Timur


Alamat: Jl. Radin Inten II, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur
Rate: Rp. 8.800.000,- (harga 2017, sudah termasuk PPN)
Akad di masjid ada infaq Rp. 500.000, akad di gedung free.
Kontak: Pak Tukiran 081387734311

Saya baru tau kalo aula universitas sekarang bisa disewakan untuk pernikahan, dan kebetulan Adik saya kuliah di sini jadi saya taunya dari dia HAHAHA.

Plus Point:
+Tidak terlalu jauh dari rumah saya dan Mas J
+Lapangan parkirnya cukup luas, gak dibatasin areanya boleh nebeng parkir di area mahasiswa barangkali ada yang nyantol kan
+Lokasi mudah dijangkau, bisa dari arah Kalimalang, Banjir Kanal Timur atau dari I Gusti Ngurah Rai.
+Gedungnya gedeeeee! Ada bangku berundak di sisi kanan kiri belakang dan itu boleh dipake buat duduk selama acara
+Langit-langit tinggi jadi adem
+Fasilitas gedung cukup baik, ada AC central dan standing AC. Listrik besar, sound system mumpuni (karena sering dipakai buat acara kampus/pementasan dll) tapi gak ada screen.
+Ada ATM di depan gedung. Jadi kalo ada yang lupa bawa amplop, bisa langsung transfer #eh #gimana

Minus Point:
-Belum terlalu banyak katering yang rekanan dengan Unsada ini, mungkin karena belum banyak yang tahu juga aula universitas bisa disewakan untuk umum
-AC ruang rias terbatas, jadi disarankan bawa kipas sendiri wkwk
-Rame sama mahasiswa (menurut ngana?)
-Mesti cepet-cepet book tanggal karena banyak aktivitas di sana, kayak acara UKM, wisuda, seminar dll
-Ada beberapa bagian yang udah gak mulus, tapi bisa lah ditutupin dekorasi

Bagian pelaminan. Iya kalo ga ada event itu jadi lapangan indoor WKWK
Foto dari arah pelaminan
Dari pintu masuk, kanan kiri ada toilet. Abaikan model wkwk
Dari bagian atas. Lebaaar!

Masjid untuk akad nikah

Harris Convention Hall, Bekasi


Alamat: Jl Raya Boulevard Ahmad Yani Blok. M, Marga Mulya, Bekasi Utara
Rate: Start from Rp. 218.000 per pax udah all in
Kontak: 02128519080

Ini bonus aja sih sebenernya, soalnya kami langsung mundur pas tahu ratenya wkwk. Tapi kalau kamu nyari gedung di daerah Bekasi yang kece, prestise dan udah all in, cus langsung ke sini aja!

Hope that helps ya pemirsah!

Monday, July 10, 2017

Secangkir Cinta di Filosofi Kopi 2


Salah satu hal yang saya takutkan saat menonton film sekuel adalah filmnya gak sebagus film pertamanya, dan jauh dari ekspektasi saya. Tapi ternyata hal ini tidak berlaku di film Filosofi Kopi 2 ini :)

Sunday, July 9, 2017

Jual Barang Second Gampang di Carousell


Siapa yang suka laper mata belanja terus? Sayaaa..
Siapa yang suka pusing sendiri liat barang numpuk di kamar padahal kepakenya jarang-jarang? Saya jugaa..

Berhubung sebentar lagi saya insya Allah mau menikah dan akan pindah ke rumah baru (lancarkan ya Allah, aamiin!), saya rasa udah mulai perlu beberes isi kamar saya. Pilah pilih mana yang masih kepakai, mana yang udah nggak pernah disentuh. Berhubung saya rada laper mata, suka belanja impulsif, pas beres-beres begini baru tersadar. Lhoo kok banyak ya yang numpuk ga jelas gini ga pernah dipake?! Kraaaiii.

Pengen jual barang-barang ini, tapi bingung mau jual di mana. Di sosmed? Ngg, kayaknya agak ga enak ya kalo dibeli dan dipakai sama teman, rasanya gimana gitu. Prefer jual ke orang lain yang ga kenal secara pribadi, tapi di mana?

Wednesday, June 21, 2017

#Sehatea dengan Sahabatku

Gak ada manusia yang sama persis di dunia ini. Saya dan adik saya yang berasal dari benih orangtua yang sama aja berbeda jauh, apalagi saya sama orang lain? Tapiii, justru perbedaan itulah yang bikin kita saling menghargai, mengasihi dan menghormati. Betul tidak?

Thursday, June 15, 2017

[Food Talk] Buka Puasa di Chimica Laboratory Coffee and Cafe

Jadi, gimana rasanya minum dari erlenmeyer? Gimana rasanya melepas rindu ketemu meja laboratorium dan deretan beaker glass?


Tuesday, June 13, 2017

[Food Talk] Masak Cumi Asin Pedas


Everybody loooooooves cumi asin! Dari kelas warteg sampai restoran ada menu ini, dan dipastikan makan pakai cumi asin bisa nambah beberapa kali hahaha. Awalnya ini memang ga direncanakan jadi blog post cuma buat Instagram aja, makanya fotonya cuma 1x dan ini pun ngambil dari Instagram makanya burem, soalnya file foto aslinya hilang :( BTW udah pada follow Instagram @nicahgram beloooommmm??

Ini dia resepnya:

Cumi Asin Pedas 

Bahan:
1 cup cumi asin (gatau berapa gramnya)
3 siung bawang putih
4 siung bawang merah
3 buah cabe merah keriting
1 buah cabe merah besar, potong serong
1/2 batang daun bawang
Garam gula air secukupnya


Cara membuat:
1. Rebus cumi asin, tiriskan
2. Ulek kasar bawang merah, bawang putih, cabe keriting, gula, garam
3. Panaskan minyak, tumis bumbu sampe wangi dann matang
4. Masukkan cumi asin, potongan cabe merah besar dan daun bawang, aduk
5. Tuang sedikit air, sesuaikan rasa, diamkan sampai air agak sat dan bumbu meresap
6. Sajikan di piring cantik, lalu foto dan upload ke Instagram wkwkwkwk canda
7. Makan bersama nasi putih hangat. Selamat nambah!

Thursday, June 1, 2017

[Beauty Talk] La Rose Rouge Shampoo and Conditioner

Semenjak pakai jilbab, saya jadi.. males keramas. Parah emang, jangan ditiru ya! Dulu saya rajin banget keramas dan perawatan di salon, makanya rambutnya bagus dan halus. Sekarang karena mikirnya gak ada yang lihat rambut (kecuali keluarga), jadi males banget keramas dan perawatan, potong rambut aja asal-asalan sendiri di rumah. Alhasil jadi jelek bener, bercabang, kulit kepala mudah berminyak tapi rambutnya malah berasa kasar hikkkksssss :(

Keramas pake sampo apapun, sudah usaha serajin apapun, masih kelihatan jejak-jejak rusaknya.

Tapi semua berubah semenjak negara api menyerang yaampun udah 2017 saya masih pake terms ini kehadiran La Rose Rouge Shampoo and Conditioner yang cantik ini dari Perfect Beauty ID